Menipisnya pasokan makanan disebabkan oleh curah hujan yang buruk, banjir namdamg serta serangan kelompok ekstrimis yang menyebabkan semakin banyak pengungsi.
Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh PBB pekan ini.
PBB mencatat bahwa lebih dari 300 ribu anak di bawah usia lima tahun saat ini mengalami masalah kekurangan gizi dan gizi buruk serta membutuhkan bantuan mendesak.
Kebanyakan dari mereka yang membutuhkan bantuan telah mengungsi selama beberapa tahun kemarin akibat konflik.
Masalah pasokan makanan tersebut telah berimbas pada tingkat gizi buruk di Somalia, terutama sejak enam bulan terakhir dengan hampir separuh penduduk telah terkena dampak.
Menurut catatan PBB, jumlah orang tanpa makanan yang cukup telah meningkat 300.000 sejak Februari kemarin.
Koordinator kemanusiaan PBB untuk Somalia Peter de Clercq menyebut bahwa pihaknya telah menyediakan bantuan untuk membantu warga Somalia. Namun demikian, bantuan tersebut sejauh ini hanya mammpu mencapai 32 persen dari target.
[mel]
BERITA TERKAIT: