Menurut survei PBB terkait dengan penilaian kerentanan pengungsi Suriah yang dirilis awal pekan ini ditemukan bahwa 70,5 persen pengungsi Suriah di Lebanon terus hidup di bawah garis kemiskinan.
Mereka juga sangat rentan terhadap guncangan eksternal dan sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.
Survei tersebut digelar setiap tahunnya di Lebanon oleh Program Pangan Dunia, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan Dana Anak-anak PBB (UNICEF). Hasil lebih lanjut menunjukkan bahwa 34 persen dari keluarga pengungsi Suriah di Lebanon tidak memiliki pasokan makanan yang aman. Angka tersebut menandai kenaikan 11 persen dibandingkan 2015.
"Temuan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa porsi yang signifikan dari rumah tangga Suriah di Lebanon melakukan semua yang mereka bisa dengan sarana yang terbatas untuk menjaga anak-anak mereka sehat dan aman," kata perwakilan UNICEF di Lebanon, Tanya Chapuisat.
"Bagi mereka yang telah hidup melalui kekerasan di Suriah dan menanggung penderitaan di negara tuan rumah," sambungnya.
Menurut catatan Amnesty International, Lebanon saat ini menampung sekitar 1,1 juta pengungsi Suriah.
[mel]
BERITA TERKAIT: