Begitu bunyi penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Swiss baru-baru ini.
Para peneliti dari University Hospital di Basel, Swiss menguji 60 orag sehat yang terdiri dari wanita dan pria dengan jumlah yang sama. Mereka diminta untuk minum dua jenis minuman, yakni yang beralkohol dan non-alkohol.
Kemudian mereka diminta untuk mengambil bagian dari berbagai tugas, termasuk tes pengenalan wajah, tes empati dan uji gairah seksual.
Hasilnya, pada kelompok orang yang minum bir beralkohol, keinginan untuk berinteraksi dengan orang lain, berbicara dan menyebarkan kebahagiaan di lingkungan terbuka meningkat dibanding kelompok yang tidak meminum bir.
Bukan hanya itu, kelompok yang meminum bir bisa lebih cepat mengenali wajah bahagia dan memiliki tingkat empati emosional yang lebih tinggi.
Pemimpin tim peneliti, Prof Matthias Liechti mengatakan bahwa masih sedikit penelitian dilakukan di ranah tersebut.
"Meskipun banyak orang minum bir dan tahu efeknya melalui pengalaman pribadi ada data ilmiah sangat sedikit pada dampaknya pada pengolahan informasi sosial emosional," tegasnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: