
Ribuan pasukan polisi anti huru-hara dikerahkan ke jalan-jalan kota Bangalore India saat protes berubah menjadi aksi kekerasan awal pekan ini.
Aksi protes tersebut dilakukan warga setempat menyusul sengketa air sungai. Mereka memprotes keputusan Mahkamah Agung India yang memerintahkan agar negara bagian selatan Karnataka melepaskan 12 ribu kubik air per detik per hari dari sungai Cauvery di Bangalore ke tetangganya, Tamil Nadu hingga 20 September mendatang.
Para petani di kedua wilayah tersebut sangat bergantung pada sungai untuk mengairi tanaman mereka. Para petani tersebut mengeluh selama puluhan tahun karena mengalami kekurangan air yang parah.
Berdasarkan laporan media lokal, pengunjuk rasa membakar 35 truk dan bus yang menyebabkan gangguan dalam gerakan antara Karnataka dan Tamil Nadu.
Jaringan metro lokal sementara ditunda dan banyak sekolah di Bangalore diperintahkan ditutup.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: