Beberapa waktu lalu Perancis mengalami cuaca dingin di musim semi dan saat ini Perancis dilanda gelombang panas.
Tahun ini, produksi anggur Perancis diperkirakan akan mencapai 42,9 juta hektoliter (hl), turun dari tahun lalu yang mencapai 47.8 juta hl.
Panen diperkirakan akan turun sekitar sepertiga di daerah Champagne.
Akibat menurunnya produksi, maka harga anggur Perancis diperkirakan akan mengalami peningkatan. Terlebih lagi, adanya efek Brexit akan menjadi tekanan inflasi yang lebih besar untuk pembeli Inggris.
"Harga naik di seluruh wilayah karena euro dan dampak pada transportasi karena Brexit," kata Jean-Pierre Hourlier, yang menjual pasar menengah anggur Perancis di Inggris. [mel]
BERITA TERKAIT: