
PBB tengah melakukan investigasi atas bukti-bukti terkait penggunaan gas beracun di wilayah yang dikuasai pemberontak di kota Aleppo Suriah pekan ini.
Pihak pemberontak menyebut bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pasukan pemerintah Suriah. Mereka mengklaim pasukan Suriah menggunakan gas beracun dalam hingga menyebabkan empat orang tewas dan puluhan lainnya mengalami masalah pernafasan, tak terkecuali anak-anak.
Dalam penyelidikan permulaan, diduga bahwa gas beracun itu adalah klorin. Gas tersebut dilepaskan bersama dengan serangkaian bom pekan ini.
"jika terbukti, maka jal itu adalah kejahatan perang dan karena itu perlu semua pihak untuk mengatasinya segera," kata utusan khusus PBB Staffan de Mistura seperti dimuat BBC (Jumat, 12/8).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: