Kedua pemimpin negara itu kabarnya akan berbicara soal upaya pembangunan kembali hubungan kedua negara.
Diketahui bahwa Turki dan Rusia mengalami ketegangan hubungan ketika Turki menembak jatuh sebuah jet militer Rusia di perbatasan Suriah pada November tahun lalu.
Pasca insiden tersebut, Rusia menjatuhkan sanksi perdagangan dan menangguhkan paket wisata Rusia ke Turki.
Namun kemudian pada Juni Lalu, Kremlin mengatakan bahwa Erdogan telah meminta maaf atas jatuhnya jet dan mengirimkan pesan simpati dan belasungkawa kepada keluarga pilot yang tewas.
Ini adalah kunjungan luar negeri pertama yang dilakukan Erdogan pasca kudeta gagal bulan lalu.
Sebelum meninggalkan Turki, Erdogan menyebut Putin sebagai teman dan ia menyebut bahwa dirinya ingin membuka halaman baru dalam hubungannya dengan Rusia.
"Kunjungan ini mengejutkan dalam hubungan bilateral kita, mulai lagi dari yang bersih," kata Erdogan seperti dimuat BBC.
Pembicaraan antara Erdogan dan Putin dikabarkan akan fokus pada upaya memulai kembali perdagangan dan investasi serta memulihkan pariwisata kedua negata.
Kedua pemimpin juga akan mencari kesamaan dalam menyelesaikan konflik di Suriah di mana mereka masih berada di sisi yang berlawanan.
[mel]
BERITA TERKAIT: