
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon meminta Arab Saudi untuk memberikan bukti yang meyakinkan terkait dengan klaim Riyadh soal koalisi militer yang mengadopsi langkah-langkah untuk mencegah pembunuhan dan melukai anak-anak di Yaman.
Kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir di New York, Ban mengatakan bahwa PBB berharap koalisi pimpinan Arab Saudi itu akan dapat memberikan informasi tentang tindak yang telah mereka ambil.
"Di mana kesalahan yang dibuat, itu harus diakui dan diperbaiki, tetapi secara umum kami sedang melakukan operasi dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan sipil dan khususnya anak-anak," kata Jubeir usai pertemuan dengan Ban.
"Kami berkomitmen untuk hukum kemanusiaan internasional dan berkomitmen untuk menaatinya dalam semua operasi kami," sambungnya seperti dimuat
Press TV.
Pertemuan Ban dan Jubeir itu dilakukan jelang pertemuan Dewan Keamanan PBB pada 2 Agustus mendatang di mana serangan udara terhadap Yaman akan dibahas.
Merujuk pada Laporan Anak dan Konflik Bersenjata (CAAC) pada Juni kemarin, ditemukan bahwa koalisi pimpinan Saudi bertanggungjawab atas 60 persen dari jatuhnya korban anak di Yaman pada tahun lalu di ana 510 anak tewas dan 667 lainnya terluka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: