
Seorang insinyur dan dua pegawa pemerintah akan menghadapi pengadilan di Arab Saudi atas kematian 107 orang dalam insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram Mekkah tahun lalu.
Dalam surat kabar lokal
al-Riyadh seperti dimuat
Reuters (Selasa, 12/7), dengan merujuk seorang sumber disebutkan bahwa penyidik dan penuntut telah menyelesaikan penyelidikan delapan bulan terkait kasus tersebut.
"Pengadilan tengah dalam proses memutuskan (tanggal) sidang pertama di hari mendatang setelah hakim mempelajari kasus ini," kata al-Riyadh.
Disebutkan juga bahwa pihak yang dijerat adalah seorang insinyur dan dua orang yang bekerja untuk badan pemerintahan di Mekah. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal tuduhan apa yang dijeratkan kepada mereka atau berapa banyak orang yang akan dijerat.
Bencana jatuhnya crane tahun 2015 lalu telah mencoreng wajah keluargaan Saudi. Crane jatuh di Masjidil Haram pada bulan September 2015, kurang dari dua minggu sebelum musim haji.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: