Sambaran petir muncul bersamaan dengan badai yang menerpa Hong Kong selama 12 jam.
Menurut South China Morning Post, Observatorium Hong Kong merilis data bahwa jumlah sambaran petir di langit Hong Kong tergolong sangat tinggi untuk badai musim panas.
Jumlah tersebut bahkan melampaui rekor yang tercipta pada Juli 2005 lalu di mana terdapat 9.966 sambaran petir dalam kurun waktu 24 jam.
Badai sendiri mulai terjadi pada Sabtu malam dan berlanjut hingga Minggu pagi.
Observatorium mencatat, dari sekitar 10.000 sambaran petir, ada 5.905 sambaran yang mententuh tanah di tengah malam. Kebanyakan sambaran yang menyentuh tanah itu terjadi di kepulauan Lantau dan New Territories.
Media lokal menambahkan bahwa peringatan kuning hujan badai dikeluarkan pada Sabtu malam menyusul hujan deras yang terjadi.
"Suhu tinggi pada hari Sabtu difasilitasi konveksi, yang meningkatkan udara hangat dari tanah dan ini menciptakan udara yang tidak stabil di bagian atas atmosfer. Ini memberikan mekanisme untuk hujan dan guntur," kata salah seorang peneliti dari Observatory Hong Kong Tam Yee-ting seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
BERITA TERKAIT: