Tudingan itu dilayangkan oleh seorang senator bernama Delcidio do Amaral. Dalam sebuah wawancara dengan majalah mingguan, ia menyebut bahwa kampanye Presiden tahun 2010 dan 2014 dibiayai oleh dana dari skema korupsi.
Kata Amaral, Lula menegosiasikan penunjukan direksi di Petrobras atas nama partai politik dan menggunakan pengaruh mereka atas
Menurut senator, Lula dinegosiasikan penunjukan direksi di perusahaan minyak negara Petrobras atas nama partai politik. Ia kemudian memanfaatkan itu untuk membiayai kampanye
"Lula menegosiasikan langsung untuk pengangkatan direksi di Petrobras dan tahu bagaiaman partai menggunakan mereka, teruatam dalam pembiayaan kampanye," kata Amaral.
"Dilma kemudian mewaris dan manfaat dari skema, yang juga membiayai kampanye politiknya. Dilma juga tahu tentang segala sesuatunya," sambun Amaral.
Skandal Petrobras itu sendiri diketahui tengah menjadi polemik di Brasil yang menjadikan negara tersebut mengalami krisis politik mendalam di tengah sejumlah permasalahan lainnya, seperti resesi ekonomi dan wabah Zika.
Dikabarkan
Reuters, kantor kepresidenan membantah keterlibatan Dilma dalam kasus tersebut. Sedangkan juru bicara untuk Lula juga menolak tudingan tersebut dan menilai bahwa Amaral tidak memiliki bukti legal atas pernyataannya itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: