Kedua wanita tersebut membuat aplikasi di bawah undang-undang yang ada yang menyebut bahwa hak anak untuk mendapatkan kasih sayang harus diutamakan dalam memutuskan apakah permintaan adopsi akan diberikan atau tidak.
"Masing-masing dari dua gadis kecil yang diadopsi ini memiliki orangtua kandung dan orangtua sosial yang berbagi tanggung jawab bersama-sama," kata pengacara pasangan lesbian tersebut.
Sejak 2014 pengadilan keluarga Roma telah membuat setidaknya 15 putusan menegakkan permintaan untuk orang-orang gay akan diizinkan untuk mengadopsi anak pasangan mereka.
Tapi, seperti dimuat
The Guardian (Selasa, 1), sistem hukum yang bertele-tele Italia membuatnya sulit untuk menyatakan dengan jelas mengenai prinsip adopsi.
Sejak tahun 2014 diketahui pengadilan keluarga Roma telah membuat setidaknya 15 putusan atas permintaan pasangan sesama jenis untuk mengadopsi anak.
Hukum pertama muncul di tengah kontroversi atas upaya untuk menghapus hak adopsi pasangan sesama jenis dari undang-undang legalisasi serikat sipil sesama jenis.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: