Bertukar Budaya Lewat Seni Pertunjukkan Boneka Korea

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 11 Februari 2016, 13:28 WIB
Bertukar Budaya Lewat Seni Pertunjukkan Boneka Korea
Traveling Korean Arts/net
rmol news logo Pusat Kebudayaan Korea (KCC) Jakarta memperkenalkan karya teater anak Korea dalam balutan penampilan bertajuk "Traveling Korean Arts" akhir pekan ini.

Dalam penampilan tersebut, akan ada dua tim seni pertunjukkan asal negeri ginseng yang didaulat untuk memperkenalkan keragaman lain budaya Korea melalui pertunjukkan boneka.

Dua pertunjukkan boneka yang dibalut dalam panggung teater itu adalah Kisah Dallae yang dimainkan oleh tim seni Art Stage SAN dan Dongeng Haruk yang akan dimainkan oleh Performance Group Tuida.

Kisah Dallae akan ditampilkan di Ice Palace, Lotte Shopping Avenue Jakarta pada tanggal 12 Februari (19.30 WIB) dan 13 Februari (14.00 WIB).

Kisah Dallae menceritakan tentang sebuah keluarga yang harus terpisah karena perang. Melalui kisah ini penonton dapat merasakan nilai fundamental dari kehidupan dan musik yang menggabungkan warna nada Korea dengan Barat.

Sedangkan Dongeng Haruk akan ditampilkan di teater Salihara pada tanggal 13 Februari (19.30 WIB) dan 14 Februari (14.00 WIB).

Dongeng Haruk terfokus pada cinta orangtua yang melihat perkembangan Haruk. Melalui imajinasi teaterikal yang diperlihatkan, dongeng ini ingin menghidupkan kembali imajinasi dari cinta kita untuk keluarga dan dunia dimana kita hidup bersama.

Selain pertunjukan, akan ada juga workshop membuat boneka yang terbagi menjadi dua kategori. Kategori umum dibuka untuk anak-anak, dengan batas peserta maksimal 25 orang, dimana anak-anak diajak untuk membuat boneka menggunakan bahan yang bervariasi. Sedangkan kategori profesional dibuka untuk para pelaku seni pertunjukan dan tari yang memiliki minat terhadap gerakan boneka, dimana para pelaku seni ini akan dibina untuk dapat menggerakkan sebuah boneka lebih hidup dalam tangan mereka.

Kegiatan ini diadakan atas kerjasama Kementerian Budaya, Olahraga dan Pariwisata (MCST) dan Korean Arts Management Service (KAMS) dengan menggandeng KCC untuk mengaktifkan pertukaran seni dengan negara Asia.

Seperti rilis yang diterima redaksi, Indonesia adalah negara pertama yang menjadi tempat pertunjukkan tersebut. Setelah itu tim seni pertunjukkan akan tampil di Thailand dan Vietnam. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA