Ia diketahui divonis 10 tahun penjara setelah menembak mati suaminya pada tahun 2012 lalu.
Pengampunan yang diberikan oleh Hollande itu akan memungkinkan Sauvage untuk segera mengajukan pembebasan bersyarat.
"Menghadapi situasi kemanusiaan, Presiden berharap agar Sauvage bisa kembali bertemu dengan keluarganya secepat mungkin," begitu isi keterangan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan Perancis seperti dimuat
Reuters (Senin, 1/2).
Kasus Sauvage sendiri menjadi sorotan publik di Perancis. Pasalnya, Sauvage membunuh suaminya yang telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga selama bertahun-tahun.
Pada Desember lalu dalam pengadilan banding memungkinkan Sauvage untuk mencari pengampunan presiden. Didukung pula oleh petisi online yang ditandatangani oleh sekitar 380 ribu orang.
Ini adalah kali kedua Hollande menggunakan hak prerogatifnya untuk memberikan pengampunan hukum sejak memimpin.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: