Tuduhan itu dilontarkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki akhir pekan ini. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa sebuah jet tempur milik Rusia berjenis SU-34 telah melintasi wilayah udara Turki dan mengabaikan sejumlah peringatan yang telah disampaikan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerbut bahwa Rusia harus menghadapi konsekuensi bila terus melakukan pelanggaran semacam itu.
"Langkah-langkah yang tidak bertanggung jawab seperti itu tidak menguntungkan baik Federasi Rusia, atau hubungan Rusia-NATO, atau perdamaian regional dan global," katanya Erdogan pada Sabtu (30/1) seperti dimuat BBC.
Kementerian Luar Negeri Turki pun telah memanggil duta besar Rusia di Ankara untuk menyampaikan kecaman atas kasus tersebut. [mel]
BERITA TERKAIT: