
Advokat hak LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) Amerika memperingatkan bahwa Italia akan menghadapi dampak ekonomi yang mendalam bila tidak melegalkan serikat sipil serta pasangan sesama jenis.
Co-founder Kamar Dagang Gay & Lesbian Nasional (NGLCC) yang berbasis di Amerika Serikat Justin Nelson mengingatkan bahwa bisa muncul keengganan di kalangan perusahaan-perusahaan multinasional untuk berinvestasi di Italia bila negara tersebut tidak memberikan hak bagi kaum pecinta sesama jenis.
"Ini bukan hanya soal wisatawan (memboikot Italia) jika gagal tetapi juga di dunia bisnis. Untuk negara dengan pertumbuhan ekonomi yang memiliki sebuah kelalaian pasti akan memiliki dampak ekonomi yang negatif," kata Nelson.
Untuk diketahui, Italia meupakan satu-satunya negara di kawasan Eropa Barat tidak mengakui serikat sipil atau pernikahan gay.
Namun menyusul banyaknya protes, hari ini (Kamis, 28/1), senat Italia mulai memperdebatkan usulan undang-undang untuk mengakui serikat sipil serta pasangan sesama jenis.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: