Universitas tersebut menjadi saksi bisu saat empat orang militan Taliban melancarkan serangan dengan cara melepaskantembakan membabi buta ke dalam kampus dan menewaskan lebih dari 20 orang.
Setelah sepekan pasca kejadian, kampus kembali dibuka pada hari ini (Senin, 25/1). Acara mengheningkan cipta dan panjat doa digelar khusus di universitas untuk mengenang para korban.
Serangan tersebut bukan yang pertama terjadi di Pakistan. Pada tahun 2014 lalu, serangan serupa terjadi di kota Peshawar Pakistan di mana Taliban menembaki siswa-siswa dan guru yang tengah mengajar. Akibatnya, 130 orang tewas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: