"Iran tidak pernah dipercaya Barat, itulah mengapa Tehran mencari hubungan kerjasama dengan negara-negara yang lebih independen (seperti China)," kata Khamenei.
Pernyataan itu dibuat Khamenei menyusul pertemuan yang dilakukannya Presiden Iran Hassan Rouhani dengan Presiden China Xi Jinping.
Dalam kunjungan Xi ke Tehran, disepakati bahwa kedua negara akan meningkatkan perdagangan bilateral 10 kali lipat menjadi 600 miliar dolar AS pada dekade mendatang.
"Iran adalah negara yang paling dapat diandalkan di kawasan untuk energi karena kebijakan energi tidak akan pernah terpengaruhi asing," kata Khamenei seperti dimuat
Reuters.
Xi sendiri merupakan kepala negara kedua yang mengunjungi Iran sejak kesepakatan nuklir dibuat tahun lalu. November lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi pemimpin negara pertama yang mengunjungi Iran.
Iran sendiri saat ini diketahui mulai membuka pintu bagi asing dengan menjalani kesepakatan nuklir yang dibuat dengan negara-negara ekonomi terbesar dunia. Iran sepakat untuk menghentikan program nuklir dengan imbalan berupa pencabutan sanksi ekonomi dan dibukanya kembali keran investasi asing.
[mel]
BERITA TERKAIT: