Tak Dipercaya Barat, Iran Merapat Ke China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 24 Januari 2016, 14:08 WIB
Tak Dipercaya Barat, Iran Merapat Ke China
Presiden Iran Hassan Rouhani dan Xi Jinping/net
rmol news logo Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyerukan perbaikan hubungan ekonomi dan keamanan yang lebih dekat dengan China.

"Iran tidak pernah dipercaya Barat, itulah mengapa Tehran mencari hubungan kerjasama dengan negara-negara yang lebih independen (seperti China)," kata Khamenei.

Pernyataan itu dibuat Khamenei menyusul pertemuan yang dilakukannya Presiden Iran Hassan Rouhani dengan Presiden China Xi Jinping.

Dalam kunjungan Xi ke Tehran, disepakati bahwa kedua negara akan meningkatkan perdagangan bilateral 10 kali lipat menjadi 600 miliar dolar AS pada dekade mendatang.

"Iran adalah negara yang paling dapat diandalkan di kawasan untuk energi karena kebijakan energi tidak akan pernah terpengaruhi asing," kata Khamenei seperti dimuat Reuters.

Xi sendiri merupakan kepala negara kedua yang mengunjungi Iran sejak kesepakatan nuklir dibuat tahun lalu. November lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi pemimpin negara pertama yang mengunjungi Iran.

Iran sendiri saat ini diketahui mulai membuka pintu bagi asing dengan menjalani kesepakatan nuklir yang dibuat dengan negara-negara ekonomi terbesar dunia. Iran sepakat untuk menghentikan program nuklir dengan imbalan berupa pencabutan sanksi ekonomi dan dibukanya kembali keran investasi asing. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA