"Pada akhir Desember 2015, jumlah perburuan badak adalah 1.175," kata Menteri Lingkungan Hidup Afrika Selatan Edna Molewa pada Kamis (21/1).
Kendati tergolong tinggi, namun jumlah tersebut masih lebih sedikit bila dibandingkan dengan tahun 2014 di mana 1.215 badak tewas di tangan pemburu.
Tingginya angka pemburuan badak dikarenakan meningkatnya permintaan atas cula badak di pasar Asia, seperti China dan Vietnam. Cula tersebut biasa dimanfaatkan untuk dijadikan obat tradisional.
Cula badak terdiri dari keratin, yakni komponen yang sama seperti pada kuku manusia. Cula badak biasa dijadikan bubuk obat yang diyakini bisa mengobati penyakin kanker dan sejumlah penyakit lainnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: