Pengurus masjid-masjid di Perancis mengundang warga-warga non-Muslim Perancis untuk datang dan bertukar pikiran bersama di akhir pekan. Tujuannya adalah untuk membangun pemahaman yang lebih besar terkait Islam yang sebenarnya.
Pengunjung yang datang pun ditawari makanan dan minuman. Selain itu juga ada demonstrasi kaligrafi serta diskusi.
Dewan Perancis Muslim Faith (CFCM) yang merupakan organisasi kelompok Muslim di Perancis menyebut, langkah "open house" semacam itu dilakukan untuk meluruskan pemahaman warga non-Muslim tentang Islam. Terlebih setelah ada sejumlah serangan teror seperti Charlie Hebdo dan teror Paris 13 November lalu di mana para pelaku menggunakan simbol-simbol Islam.
"Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang di mana kita bisa bersama-sama antara warga Muslim dan non-Muslim," kata Presiden CFCM Anouar Kbibech.
"Selain itu kita bisa menyoroti nilai-nilai Islam yang sebenarnya, untuk meluruskan hubungan klise antara Islam dengan kekerasan dan terorisme," tandasnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: