Semakin Kuat, Dugaan Serangan Paris 13 November Direncakan Di Belgia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 08 Januari 2016, 19:32 WIB
Semakin Kuat, Dugaan Serangan Paris 13 November Direncakan Di Belgia
duka pasca teror paris/net
rmol news logo Investigator Belgia meyakini bahwa bahan peledak yang digunakan dalam serangan di Paris November lalu mungkin telah dibuat di sebuah apartemen di Brussel.

Pasalnya, berdasarkan ivestigasi, polisi Belgia pada Desember lalu menemukan bahan yang digunakan untuk membuat peledak. Jejak peledak aseton peroksida dan sabuk buatan tangan itu ditemukan dalam sebuah penggerebekkan di sebuah apartemen di ibukota.

Dalam sebuah keterangan (Jumat, 8/1), jaksa federal Belgia menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah menyelidiki keterkaitan antara temuan itu dengan serangan Paris.

Dugaan tersebut muncul karena apartemen tersebut disewa dengan nama palsu. Selain itu, investigator juga menemukan sidik jari Salah Abdeslam di apartemen itu. Salah merupakan saudara dari salah satu pelaku yang melancarkan aksi penyerangan di Paris 13 November lalu.

Investigasi itu semakin memperkuat dugaan bahwa aksi teror penembakan dan bom bunuh diri di paris 13 November lalu yang telah direncanakan di Belgia. Dalam serangan tersebut, setidaknya 130 orang tewas. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA