Pasalnya, berdasarkan ivestigasi, polisi Belgia pada Desember lalu menemukan bahan yang digunakan untuk membuat peledak. Jejak peledak aseton peroksida dan sabuk buatan tangan itu ditemukan dalam sebuah penggerebekkan di sebuah apartemen di ibukota.
Dalam sebuah keterangan (Jumat, 8/1), jaksa federal Belgia menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah menyelidiki keterkaitan antara temuan itu dengan serangan Paris.
Dugaan tersebut muncul karena apartemen tersebut disewa dengan nama palsu. Selain itu, investigator juga menemukan sidik jari Salah Abdeslam di apartemen itu. Salah merupakan saudara dari salah satu pelaku yang melancarkan aksi penyerangan di Paris 13 November lalu.
Investigasi itu semakin memperkuat dugaan bahwa aksi teror penembakan dan bom bunuh diri di paris 13 November lalu yang telah direncanakan di Belgia. Dalam serangan tersebut, setidaknya 130 orang tewas. Demikian seperti dimuat
Reuters.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: