Menteri Transportasi Jerman Alexander Dobrindt pada Minggu (27/12) mengatakan bahwa rencana pembuatan aturan tersebut mengikuti rekomendasi dari gugus tugas bentukan Departemen Perhubungan pasca tragedi jatuhnya pesawat Germanwings di Pegunungan Alpen Maret lalu.
Dobrindt juga menyebut bahwa hal itu diharapkan bisa mengurangi risiko terulangnya kecelakaan semacam Germanwings.
Perlu dikabarkan kembali, tragedi jatuhnya Germanwings terjadi setelah co-pilot mengunci dirinya sendiri did alam kokpit pesawat dan dengan sengaja menurunkan kecepatan pesawat hingga menabrak pegunungan Alpen. 150 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, termasuk sang co-pilot.
Dalam penyelidikan, ditemukan bahwa co-pilot menderita depresi berat dan telah melakukan penelitian soal metode bunuh diri sebelum kecelakaan tersebut. Temuan itu memicu kritik soal pengawasan dan kerahasiaan medis kru pesawat.
"Saya pikir itu masuk akal bahwa pilot diperiksa secara acak untuk konsumsi alkohol dan obat-obatan," kata Dobrindt seperti dimuat
Reuters.
"Para ahli di seluruh dunia melihat efek positif dari hak ini untuk meningkatkan keselamatan operasional dalam penerbangan," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: