Geriliyawan yang tergabung dalam BIFF menculik tujuh orang petani Kristen dan kemudian membunuh mereka di pulau Mindanao Filipana. Wilayah tersebut memang merupakan daerah konflik antar kelompok Kristen dan gerilyawan Muslim sejak beberapa dekade terakhir.
Menurut keterangan komandan militer setempat seperti dimuat AFP, pada malam Natal, gerilyawan BIFF mengerahkan sekitar 150 anggotanya untuk melakukan penyerangan di sejumlah wilayah.
"Mereka menculik petani dan kemudian membunuhnya. Ketika kita mencoba mengevakuasi jasad, mereka menembaki kami," ujarnya seperti dimuat
AFP.
Ia menyebut, empat di antara para gerilyawan dilaporkan tewas dalam pertempuran tersebut.
Juru bicara BIFF sendirr mengkonfirmasi bahwa kelompoknya berada di balik serangan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: