Insiden itu terjadi di negara bagian Uttar Pradesh India pada September lalu. Saat itu segerombolan orang tiba-tiba saja mengeroyok Akhlak karena diduga makan dan menyimpan daging sapi di rumahnya.
Saat kejadian, bukan hanya Akhlak yang menjadi korban pengeroyokan, tapi juga ibu dan anak laki-lakinya. Mereka dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka. Namun nyawa Akhlak tidak bisa diselamatkan.
Polisi sendiri masih menunggu laporan forensik untuk memastikan apakah Akhlak menyimpan daging sapi atau tidak di kulkas rumahnya.
Dikabarkan
BBC (Kamis, 24/12), serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran atas intoleransi beragama di India.
Dalam beberapa bulan terakhir tercatat setidaknya ada dua serangan yang terjadi, yang pertama serangan terjadi kepada seorang pria yang mengangkut daging sapi dan yang kedua karena menyelundupkan daging sapi.
Sapi sendiri diketahui merupakan hewan yang dianggap suci bagi masyarakat Hindu yang mendominasi India. Sapi dianggap bisa membunuh dosa sehingga penyembelihan sapi dilarang di sejumlah negara bagian India, termasuk Uttar Pradesh.
[mel]
BERITA TERKAIT: