Selang beberapa waktu setelah Trump mengeluarkan pernyataan tersebut, Perusahaan pengecer dekorasi rumah yang berbasis di Dubai, Landmark Group Lifestyle, membekukan penjualan produk-produk milik Trump di lebih dari 160 cabang tokonya yang berada di Libya dan Pakistan.
"Mengingat laporan terbaru yang dibuat oleh calon presiden di media Amerika Serikat, kami menangguhkan penjualan semua produk dari Trump Home," kata CEO Landmark Group Lifestyle Sachin Mundhwa, dalam sebuah pernyataan yang dimuat
CNBC (Jumat, 11/12).
Namun tak demikian dengan perusahaan properti yang juga berbasis di Dubai, DAMAC properties. Mereka memilih untuk tetap melanjutkan kerjasama dengan Trump dalam proyek pembangunan real estate.
"Kami ingin menekankan bahwa kesepakatan kami adalah dengan Organisasi Trump sebagai salah satu operator lapangan golf premium di dunia dan karena itu kami tidak akan berkomentar lebih lanjut tentang agenda pribadi atau politik Trump, atau mengomentari perdebatan politik di internal Amerika," kata perwakilan DAMAC Niall McLoughlin, dalam sebuah pernyataan.
[mel]
BERITA TERKAIT: