Reaksi Beragam Rekanan Bisnis Donald Trump di Timur Tengah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 11 Desember 2015, 15:23 WIB
Reaksi Beragam Rekanan Bisnis Donald Trump di Timur Tengah
donald trump/net
rmol news logo Sejumlah mitra bisnis kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump di Timur Tengah memiliki beragam reaksi atas pernyataan Trump awal pekan ini yang menyerukan agar Muslim dilarang masuk ke Amerika Serikat.

Selang beberapa waktu setelah Trump mengeluarkan pernyataan tersebut, Perusahaan pengecer dekorasi rumah yang berbasis di Dubai, Landmark Group Lifestyle, membekukan penjualan produk-produk milik Trump di lebih dari 160 cabang tokonya yang berada di Libya dan Pakistan.

"Mengingat laporan terbaru yang dibuat oleh calon presiden di media Amerika Serikat, kami menangguhkan penjualan semua produk dari Trump Home," kata CEO Landmark Group Lifestyle Sachin Mundhwa, dalam sebuah pernyataan yang dimuat CNBC (Jumat, 11/12).

Namun tak demikian dengan perusahaan properti yang juga berbasis di Dubai, DAMAC properties. Mereka memilih untuk tetap melanjutkan kerjasama dengan Trump dalam proyek pembangunan real estate.

"Kami ingin menekankan bahwa kesepakatan kami adalah dengan Organisasi Trump sebagai salah satu operator lapangan golf premium di dunia dan karena itu kami tidak akan berkomentar lebih lanjut tentang agenda pribadi atau politik Trump, atau mengomentari perdebatan politik di internal Amerika," kata perwakilan DAMAC Niall McLoughlin, dalam sebuah pernyataan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA