Dikabarkan
CNN (Jumat, 11/12), hal tersebut diumumkan oleh Presiden China Xi Jinping.
Rata-rata anak yang tidak memiliki dokumen adalah anak dari orang tua yang melanggar kebijakan satu anak di China.
Orang tanpa dokumen, atau dii China dikenal dengan sebutan hukou, biasanya dimarginalkan di dalam masyarakat. Salah satu bentuknya adalah dipersulit saat hendak membuka rekening di bank, mencari pekerjaan formal atau menikah.
Dengan pengumuman tersebut, maka sekitar 13 juta anak di China akan memiliki hokou dan memiliki akses yang lebih mudah dalam menjalani kehidupan sosialnya.
Keputusan pemberian hokou tersebut diumumkan menyusul pencabutan kebijakan satu anak yang dilakukan China pada bulan Oktober lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: