Perlu diketahui, pada awal pekan ini, surat kabar Italia La Stampa memuat pernyataan Dalai Lama yang menyerukan digelarnya dialog dengan kelompok militan ISIS sebagai solusi vital bagi terciptanya perdamaian.
Pernyataan Dalai Lama tersebut dikecam oleh salah satu pejabat China yakni Ketua Komite Urusan Etnis dan Agama dari Badan Penasehat Parlemen China Zhu Weiqun.
Dimuat
AsiaOne (Kamis, 10/12), Zhu menyebut bahwa bentuk simpati Dalai Lama itu merupakan fakta bahwa ia tidak pernah menyerah untuk menggunakan kekerasan dalam jalan politik.
Dalai Lama diketahui melarikan diri ke pengasingan pada tahun 1959 karena perselisihan politik terkait dengan pemberontakan Tibet.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: