"Kami akan membuat langkah penuh untuk menghindari terorisme dan melindungi warga Jepang dari bahaya," kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga seperti dimuat
AsiaOne (Senin, 7/12).
Unit baru yang akan mulai beroperasi esok hari (Selasa, 8/12) tersebut berada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Jepang.
Unit tersebut akan memiliki sekitar 20 personil di Tokyo dan lebih dari 20 basis misi diplomatik Jepang di luar negeri. Fokus unit tersebut akan berkonsentrasi di empat wilayah geografis yakni, Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika Utara dan Afrika Barat.
Pemerintah Jepang sendiri mulanya merencanakan unit baru itu akan mulai beroperasi pada April 2016 mendatang. Namun, sejumlah kasus terorisme global yang terjadi baru-baru ini, seperti yang terjadi di Paris bulan lalu, membuat Jepang merasa perlu untuk memajukan waktu operasi unit tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: