Kim dikenal sebagai presiden yang mengakhiri tiga dasawarsa era militeristik dan memulai proses demokrasi di Korea.
Kim berkuasa dari tahun 1993 hingga 1998. Dia dikenal sebagai pejuang demokrasi dan oposisi yang dengan terang-terangan menentang pemerintahan militer di Korea Setan sejak era Park Chung-hee.
Kim juga pernah menjadi anggota Majelis Nasional dari tahun 1950an hingga 1970an.
"Sebagai figur icon gerakan demokrasi Korea Selatan, dia berjuang melawan kediktatoran militer selama beberapa dekade dan meletakkan dasar transfer kekuasaan yang damai," tulis
Yonhap.
Tahun 1979, pemerintahan Park mengusirnya dari Majelis Nasional. Hal ini diikuti dengan pengunduran diri 666 anggota kubu oposisi dari lembaga parlemen itu.
Di awal 1980an di era Presiden Chun Doo-hwan, Kim menjadi tahanan rumah.
Dia mengikuti pemilihan presiden pada 1987 dan kalah. Kemenangan baru diraihnya dalam pilpres 1992.
Setelah berkuasa, pengadilan di era Kim menjatuhkan hukuman berat kepada presiden-presiden Korea Selatan sebelumnya atas tuduhan pengkhianatan dan korupsi. Dua tahun kemudian, dia mengampuni lawan-lawan politiknya itu.
[dem]
BERITA TERKAIT: