Simbol tersebut merupakan kombinasi simbol perdamaian (peace) dan gambar menara Eiffel yang merupakan landmark kota Paris Prancis. Simbol yang diberi nama "Peace for Paris" itu merupakan bentuk simpati masyarakat dunia terhadap serangan teror yang didalangi kelompok militan ISIS itu.
Sosok di balik simbol tersebut adalah seorang design grafis Prancis bernama Jean Jullien. Pria 32 tahun itu memposting simbol buatannya tersebut di akun Instagram dan Twitter miliknya pada hari Jumat (13/11), tak lama setelah ia mendengar kabar adanya serangkaian serangan teror di negaranya.
"Itu (membuat simbol) adalah hal yang spontan. Saya mendengar berita di radio dan saya langsung bereaksi. Saya ingin menggambarkan sesuatu yang bisa melambangkan perdamaian dan solidaritas, dan saya juga ingin sesuatu dengan konteks Paris," tuturnya seperti dimuat
CNN (Senin, 16/11).
Selain di platform media sosial, simbol buatan Jullien juga dituangkan dalam bentuk poster, kaos, dan sejumlah media lain sebagai bentuk simpati.
"Tanggapan yang muncul begitu besar. Tapi saya tidak bisa merasakan kebanggan ataupun kebahagiaan karena ini adalah masa gelap. Momen yang mengerikan. Saya hanya merasa cukup senang karena banyak orang menggunakannya" sambungnya.
Menurutnya, simbol tersebut dapat melambangkan bentuk simpati serta harapan atas serangan yang terjadi di Prancis.
"Kata-kata terkadang cukup sulit diterjemahkan. Saya rasa (simbol) lebih sederhana, lebih baik dan lebih universal untuk dipahami," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: