Begitu pengakuan salah seorang reporter Radio Perancis bernama Julien Pearce yang menyaksikan langsung kejadian teror di dalam Bataclan theater. Ia mengatakan, dua orang pria tak dikenal berpakaian serba hitam tiba-tiba saja masuk ke lokasi dan melepaskan tembakan secara membabi buta dengan senjata yang diduga merupakan jenis AK-47 tanpa berkata apapun. Kedua pria tersebut tidak mengenakan penutup wajah atau masker saat melakukan aksinya.
Tak lama, korban tewas berjatuhan dan orang-orang di dalam lokasi histeris dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Aksi penembakan tersebut berlangsung selama sekitar 10 hingga 15 menit.
Kabar terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Perancis seperti dimuat
CNN, bahwa hingga saat ini setidaknya ada 153 orang tewas akibat serangkaian rangkaian teror yang terjadi, baik penembakan di Paris maupun aksi bom di Saint-Denis. Di antara para korban tersebut, 112 di antaranya tewas dalam aksi penembakan di Bataclan.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: