Menurut keterangan dari Kementerian Pertahanan Peru, sekitar 26 di antara mereka merupakan anak-anak. Sebagian di antaranya lahir di lokasi tersebut.
Mereka diculik oleh kelompok pemberontak dalam waktu yang beragam, sejumlah tawanan bahkan mengaku telah diculik sekitar 30 tahun yang lalu.
Upaya penyelamatan itu berhasil dilakukan oleh tentara Peru setelah adanya laporan dari seorang mantan tawanan yang berhasil kabur dari lokasi penculikan bulan lalu.
Dalam operasi penyelamatan itu, sekitar 120 tentara Peru dikerahkan bersama dengan empat buah helikopter militer.
BBC (Rabu, 29/7) mengabarkan bahwa saat operasi penyelamatan, sejumlah anak tampak ketakutan terhadap tentara. Hal itu dikarenakan anak-anak tersebut didoktrin oleh pemberontak bahwa tentara akan membunuh mereka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: