Menurut keterangan dari partai berkuasa, saat ini Tiongkok tengah gencar mengkampanyekan pemberantasan korupsi. Setiap pejabat yang tertangkap melakukan tindak korupsi diwajibkan untuk mengembalikan uang, tanah atau properti yang diperolah dari hasil korupsi kepada negara.
Partai Komunis Tiongkok menyebut, dana 38,7 miliar Yuan tersebut dikumpulkan antara bulan November tahun 2012 hingga Juni tahun ini.
Tubuh mengatakan dana itu ditemukan antara pertemuan profil tinggi dari pemimpin Partai pada bulan November 2012 dan Juni tahun ini.
Presiden Tiongkok Xi Jinping yang berasal dari Partai Komunis menekankan bahwa dirinya berupaya untuk melawan korupsi yang meluas di negeri tirai bambu itu. Ia berjanji untuk melawan korupsi baik di kalangan "harimau" maupun "lalat". Itu berarti ia berupaya menumpas korupsi dari berbagai kalangan.
Sejaun ini, Xi telah menargetkan berbagai sektor dalam kampanye anti-korupsi termasuk BUMN, sektor energi dan militer. Demikian seperti dilansir
Channel News Asia (Rabu, 29/7).
[mel]
BERITA TERKAIT: