Menurut keterangan penjaga pantai Italia, para imigran itu dijemput paksa di Mediterania. Penjemputan itu sendiri merupakan bahian dari operasi keamanan perbataan Uni Eropa yang disebut Triton.
Sebanyak 785 migran dibawa ke Palermo, sedangkan 468 lainnya dibawa ke kota Sisilia tenggara Pozzallo. Kemudian 102 orang migran, termasuk dua wanita hamil, dibawa ke pelabuhan Trapani di Sisilia barat.
Italia dan Yunani diketahui merupakan negara yang menekan keras angka kenaikan jumlah migran yang berupaya melarikan diri dari konflik dan kemiskinan di Afrikan dan Timur Tengah. Mereka nekad menempuh perjalanan berbahaya di laui dengan menumpangi kapal tidak layak untuk masuk ke Eropa melalui kedua negara tersebut.
Sepanjang tahun ini saja ada lebiha dari 1.900 migran yang meninggal saat berupaya measuki Eropa. Demikian seperti dimuat
AFP (Minggu, 26/7).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: