Dampak MERS, Ekonomi Korea Selatan Merosot di Kuartal Kedua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 23 Juli 2015, 11:33 WIB
Dampak MERS, Ekonomi Korea Selatan Merosot di Kuartal Kedua
ilustrasi/net
rmol news logo Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan mengalami penurunan drastis pada kuartal kedua tahun ini. Hal itu terjadi menyusul merebaknya wabah Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di negara tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh bank sentral, Bank of Korea (Kamis, 23/7), pada periode April hingga Juni lalu, ekonomi Korea Selatan hanya tumbuh sebesar 0,3 persen, turun dari 0,8 persen pada kuartal tiga bulan sebelumnya.

Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan Gubernur Bank of Korea Lee Ju-yeol yakni 0,4 persen.

Direktur Jenderal Bank of Korea Jeon Seung-cheol menjelaskan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini disebabkan oleh merebaknya wabah MERS dan juga kekeringan yang parah.

"Dampaknya sangat kuat di sektor jasa," sambungnya seperti dimuat Yonhap.

Wabah MERS sendiri pertama kali merebak di negeri ginseng pada akhir Mei lalu. MERS setidaknya telah menyebabkan 36 orang tewas. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA