Parlemen Pecat Wakil Presiden Maladewa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 22 Juli 2015, 16:47 WIB
Parlemen Pecat Wakil Presiden Maladewa
Mohamed Jameel/net
rmol news logo Wakil presiden Maladewa Mohamed Jameel dipecat oleh parlemen karena tuduhan pengkhianatan.

Seperti kabar yang dimuat AFP (Rabu, 22/7), Jameel yang maju sebagai wakil presiden dari Abdulla Yameen sejak pemilu 2013 lalu dituduh telah berkolusi dengan pihak oposisi.

Pemecatan itu dilakukan di tengah sorotan internasional terkait dengan penegakkan demokrasi di negara yang kerap menjadi destinasi wisata bulan madu itu.

Presiden Yameen sejak beberapa waktu terakhir kebanjiran kritik terkait dengan tindakannya untuk memenjarakan pemimpin oposisi utama dan mantan presiden Mohamed Nasheed selama 13 tahun atas tuduhan terorisme.

Tindakan itu mendapat sorotan. PBB menilai, penahanan Nasheed tidak adil. Sedangkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menyebut bahwa demokrasi di Maladewa berada di bawah ancaman.

"Ini merupakan bukti keadaan aturan hukum di Maladewa," kata Jameel merespon keputusan itu seperti dimuat AFP.

Posisi wakil presiden sendiri diperkirakan akan digantikan oleh menteri pariwisata Ahmed Adeeb yang merupakan pendukung kuat dari presiden. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA