Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, wanita berusia 63 tahun bernama Purni Orang itu disalahkan atas penyakit yang terjadi di desanya.
"Warga desa di distrik Sonitpur jatuh sakit, dan beberapa dari mereka menyalahkan Purni Orang atas kondisi tersebut," kata salah seorang petugas polisis etempat, Samad Hussain kepada BBC (Selasa, 21/7).
"Setelah itu mereka mencap dia penyihir dan membunuhnya," sambung Hussain.
Menindaklanjuti kasus tersebut, sebanyak tujuh orang, termasuk dua wanita ditangkap atas pembunuhan Purni Orang.
Ini bukan kali pertama aksi main hakim sendiri dilakukan warga Assam India karena dugaan praktek sihir. Kepolisian Assam mengungkapkan, selama enam tahun terakhir, setidaknya ada hampir 90 orang yang dipenggal, dibakar hidup-hidup atau ditikam sampai mati karena dituduh melakukan praktik sihir. Sebagian besar di antaranya adalah wanita,
Branding perempuan sebagai penyihir sangat umum di kalangan masyarakat suku dan pekerja perkebunan teh di negara bagian Assam India. Para ahli mengatakan keyakinan takhayul menjadi motif di balik aksi tersebut masih terjadi.
[mel]
BERITA TERKAIT: