Oskar dinilai bersalah dan ikut berperan dalam pembunuhan 300 ribu orang saat bekerja sebagai penjaga buku di kamp kematian Auschwitz.
Ia sebenarnya tidak membunuh siapapun saat bekerja di kamp pendudukan Nazi yang terletak di Polandia itu. Namun jaksa berpendapat bahwa Oskar bersalah, karena ia bekerja untuk Nazi.
Pada saat bekerja di kamp, Oskar masih berusia 21 tahun. Di kamp tersebut ia bertugas untuk mengumpulkan barang-barang milik warga Yahudi yang tiba dengan kereta api dan menghitung catatan bank. Para warga Yahudi tersebut kemudian dimasukkan ke kamar gas untuk dibantai.
Tuduhan terhadap dirinya terkait dengan periode antara bulan Mei dan Juli 1944 ketika 137 kereta yang membawa sekitar 425 ribu orang Yahudi dari Hongaria tiba di Auschwitz. Setidaknya 300 ribu dari mereka dikirim langsung ke kamar gas untuk dibantai dan akhirnya meregang nyawa.
Oskar menjelaskan bahwa ia telah bekerja di kamp tersebut sejak tahun 1942 setelah ia dikirim ke sana. Ia telah diadili sejak April lalu dan telah mengaku bersalah secara moral. Demikian seperti dimuat
Reuters.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: