Begitu penegasan yang disampaikan oleh Kementerian Pertahanan India pada Rabu (15/7).
"Dewan telah mempertegas proposal yang berkaitan terutama dengan pembelian senjata pertahanan udara dan pesawat patroli jarak jauh untuk angkatan laut," kata bocoran informasi dari pihak kementerian kepada
AFP.
Namun demikian belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah India terkait hal tersebut.
India di bawah kekuasaan Perdana Menteri Narendra Modi diketahui membawa arah kebijakannya untuk membuka diri pada investasi asing dan peningkatan pertahanan dengan cara memperbaharui peralatan militer.
Selain itu, pemeirntah sayap kanan juga berupaya untuk meningkatkan produksi lokal dan mengakhiri status negara sebagai importir senjata terbesar di dunia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: