Mereka diduga hendak melakukan misi teror dengan berencana pergi ke sejumlah wilayah di Timur Tengah seperti Turki, Suriah, dan Irak.
Warga minoritas itu dipulangkan dengan pengamanan ketat. Dalam cuplikan video media setempat, terlihat ratusan warga Uighur tersebut ditutupi wajahnya dengan kain hitam. Masing-masing orang dikawal ketat dengan personil keamanan mulai naik pesawat, hingga turun di Tiongkok.
Daily Mail memuat, mereka diduga hendak bergabung dengan kelompok militan ISIS di Timur Tengah. Warga Uighur tersebut dipulangkan secara bertahap.
Uighur sendiri merupakan kelompok minoritas muslim berbahasa Turki yang bermukim di wilayah barat jauh China Xinjiang. Kelompok tersebut mengalami penekanan penekanan budaya dan agama di bahwa kekuasaan Tiongkok.
Uighur kerap dituding karena melakukan tindakan terorisme di Xinjiang.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: