Selain Kanselir, NSA juga Mata-Matai Pejabat Tinggi Jerman

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 02 Juli 2015, 14:03 WIB
Selain Kanselir, NSA juga Mata-Matai Pejabat Tinggi Jerman
angela merkel/net
rmol news logo Badan intelijen Amerika Serikat (NSA) kabarnya bukan hanya melakukan penyadapan atas saluran komunikasi Kanselir Jerman Angela Merkel, melainkan juga sejumlah pejabat tinggi pemerintahan Jerman lainnya. Termasuk salah satu di antaranya adalah Menteri Ekonomi dan Keuangan Jerman.

Begitu kata laporan media setempat seperti dimuat Reuters (Kamis, 2/7). Laporan tersebut merujuk pada bocoran informasi yang dihembuskan oleh mantan kontraktor NSA Edward Snowden.

Selain Menteri Ekonomi, pejabat tinggi lainnya yang kabarnya juga dimata-matai adalah Wakil Kanselir Sigmar Gabriel serta beberapa wakil menteri.

Dugaan tersebut sontak membuat geram Jerman yang merupakan sekutu dekat Amerika Serikat. Pasalnya, bagi Jerman, privasi merupakan masalah yang sangat sensitif pasa pengawasan luas yang dilakukan oleh polisi rahasia Komunis Jerman Timur Gestapo di era Nazi.

Skandal mata-mata itu diperparah dengan tuduhan bahwa badan intelijen luar negeri Jerman BND ikut membantu NSA untuk melacak target Eropa lainnya atas nama NSA.

Dalam perkembangan teranyar, surat kabar Jerman Sueddeutsche Zeitung melaporkan bahwa berdasarkan dokumen Wikileaks, NSA telah menargetkan 69 nomor telepon milik sejumlah pejabat tinggi di pemerintahan Jerman. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA