Begitu kata laporan media setempat seperti dimuat Reuters (Kamis, 2/7). Laporan tersebut merujuk pada bocoran informasi yang dihembuskan oleh mantan kontraktor NSA Edward Snowden.
Selain Menteri Ekonomi, pejabat tinggi lainnya yang kabarnya juga dimata-matai adalah Wakil Kanselir Sigmar Gabriel serta beberapa wakil menteri.
Dugaan tersebut sontak membuat geram Jerman yang merupakan sekutu dekat Amerika Serikat. Pasalnya, bagi Jerman, privasi merupakan masalah yang sangat sensitif pasa pengawasan luas yang dilakukan oleh polisi rahasia Komunis Jerman Timur Gestapo di era Nazi.
Skandal mata-mata itu diperparah dengan tuduhan bahwa badan intelijen luar negeri Jerman BND ikut membantu NSA untuk melacak target Eropa lainnya atas nama NSA.
Dalam perkembangan teranyar, surat kabar Jerman Sueddeutsche Zeitung melaporkan bahwa berdasarkan dokumen Wikileaks, NSA telah menargetkan 69 nomor telepon milik sejumlah pejabat tinggi di pemerintahan Jerman.
[mel]
BERITA TERKAIT: