Hal itu terjadi pasca penyerangan yang terjadi di sebuah pantai di kota Sousse Tunisia Jumat kemarin (26/6). Dalam insiden itu, 15 dari 38 korban tewas merupakan warga negara Inggris. Sementara korban lainnya merupakan warga negara Tunisia, Jerman, Belgia, Perancis dan Irlandia.
Penyerangan itu sendiri dilakukan oleh seorang pria berusia 23 tahun bernama Abu Yahya Al Qayrawani. Ia membawa senjata api laras panjang dan kemudian melepaskan tembakan secara membabi buta kepada para wisatawan yang tengah memadati pantai tersebut.
Seperti dimuat
Daily Mail (Minggu, 28/6), pernyerangan tersebut diklaim oleh kelompok militan ISIS.
Menyusul insiden itu, ribuan warga Inggris yang ketakutan menuntut pemulangan segera. Perusahaan-perusahaan tur Inggris pun segera mengirimkan pesawat kosong secara berkala ke Tunisia untuk mengangkut para wisatawan pulang.
Para wisatawan Inggris itu dikawal oleh polisi bersenjata saat pindah dari hotel menuju bandara di Sousse. [mel]
BERITA TERKAIT: