Tak Bisa Jangkau Gaza, Presiden Palestina Bubarkan Pemerintahan Dalam Waktu 24 Jam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 17 Juni 2015, 13:10 WIB
Tak Bisa Jangkau Gaza, Presiden Palestina Bubarkan Pemerintahan Dalam Waktu 24 Jam
mahmoud abbas/net
rmol news logo Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan bahwa pemerintahannya akan segera dibubarkan dalam kurun waktu 24 jam.

Hal itu disebabkan oleh ketidakmampuan pemerintah untuk mengerahkan otoritas di wilayah Gaza yang kerap menjadi medan pertempuran.

"Pemerintah akan mengundurkan diri dalam waktu 24 jam ke depan karena lemah dan tidak ada kesempatan yang memungkikan Hamas untuk bekerja di Gaza," kata sekretaris jenderal Dewan Revolusi Amin Maqbul yang berfungsi sebagai badan legislatif Fatah seperti dimuat Press TV (Selasa, 16/6).

Maqbul sendiri lebih lanjut menyatakan bahwa pemerintah baru akan tebentuk dalam kurun waktu tersebut.

Diketahui, dua kelompok besar yang menduduki Palestina yakni Hamas dan Fatah telah berselisih sejak Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada Januari 2006.

Perselisihan membuat pemerintahan Hamas tersisih ke wilayah Palestina di Jalur Gaza. Sedangkan Fatah mendirikan kantor pusat di wilayah Palestina di Tepi Barat.

Namun demikian, Hamas dan Fatah sepakat untuk mengakhiri perselisihan mereka pada bulan April 2014. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA