Menurut studi yang dipublikasikan secara online di JAMA Internal Medicine seperti dimuat
AFP pada Selasa (16/6).
Dalam studi itu disebutkan bahwa ada 48,5 persen dari hampir 346 ribu kematian akibat satu dari 12 jenis kanker yang ada, disebabkan oleh kebiasaan merokok.
"Kemajuan Lanjutan dalam mengurangi angka kematian kanker, serta kematian dari banyak penyakit serius lainnya, akan memerlukan pengendalian tembakau yang lebih komprehensif, termasuk dukungan penghentian yang ditargetkan," kata laporan tersebut.
Studi tersebut menemukan, dari kasus kanker paru-paru, bronkus, dan trakea yang diplajari, sekitar 80 persennya dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Sementara itu sekitar 77 persen dari kematian akibat kanker laring atau kotak suara juga terkait dengan kebiasaan merokok.
Akan tetapi para peneliti menggariwbawahi keterbatasan dalam pengumpulan data yang mereka lakukan, termasuk diantaranya adalah kurangnya keragaman ras dan sample kasus perokok pasif atau orang yang tidak merokok namun terkena paparan rokok.
[mel]
BERITA TERKAIT: