Asmal yang berusia 17 tahun diketahui menjadi salah satu dari empat pelaku bom bunuh diri yang menyerang pasukan Irak di dekat kilang minyak selatan dari wilayah Baiji.
Remaja dengan nama inisial Abu Yusuf al-Britani itu berasal dari wilayah Dewsbury Inggris. Sebelumnya, ia menghilang saat berada di Irak.
Menyusul laporan soal aksi bunuh diri sang anak. keluarga Asmal mengeluarkan pernyataan.
Keluarga menyebut bahwa Asmal merupakan sosok yang baik, namun ia dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga terhasut dan mau pergi ke Irak untuk melakukan aksi bom bunuh diri itu.
"Kita semua tentu benar-benar hancur dan patah hati oleh tragedi yang tak terkatakan," kata keterangan keluarga tersebut seperti dimuat
BBC (Senin, 15/6).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: