Shiobara Hot Spring Tourism Association Jepang memastikan bahwa tempat pemandian air panas bernama Fudo no Yu yang terletak Nasushiobara City itu tidak akan lagi dibuka untuk umum.
Tempat pemandian air panas terbuka yang menyuguhkan pemandangan Sungai Hoki itu merupakan tempat yang selalu disesaki pengunjung terutama di akhir pekan.
Untuk bisa masuk ke tempat pemandian air panas ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar 200 yen. Namun tempat pemandian air panas tersebut tidak menggunakan manajemen pengawasan. Sehingga pengunjung akan memasukkan uangnya sendiri saat memasuki lokasi pemandian air panas itu.
Karena kurangnya pengawasan tersebut, diyakini sejumlah pengunjung kerap terlibat dalam tindakan perilaku cabul.
Media setempat seperti dihimpun
Daily Mail (Rabu, 3/6) melaporkan bahwa salah satu perilaku cabul yang dikeluhkan adalah, tempat yang terbuka untuk umum itu kerap dijadikan lokasi pengambilan gambar film dewasa. Banyak dari video tersebut yang menyebar di internet.
Selain perilaku cabul, hal yang juga dikeluhkan adalah kerap terjadi pencurian di tempat pemandian air panas itu.
Karena banyaknya keluhan masyarakat itu, tempat pemandian air panas tersebut akhirnya ditutup.
[mel]
BERITA TERKAIT: