Dalam pidatonya sebelum pertandingan final sepakbola di Wembley, ia membandingkan krisis yang saat ini tengah melanda FIFA dengan skandal korupsi Salt Lake City. Kasus korupsi itu mendorong Komite Olimpiade Internasional untuk melakukan reformasi.
"Sepertinya ada keterputusan besar antara rasa fair play yang memandu mereka untuk bermain dan mendukung permaianan dengan dugaan korupsi yang telah lama terjadi di sekitar pengelolaan olahraga nasional," kata Williams.
"Peristiwa di Zurich pekan ini mewakili momen Salt Lake City ketika Komite Olimpiade Internasional (IOC) melalui periode yang sama terkait dengan tuduhan serius," sambungnya.
Duke of Cambride pun mendesak agar sponsor dan pendukung lainnya menggunakan pengaruh mereka di FIFA untuk mendukung reformasi.
"FIFA, seperti IOC harus menunjukkan bahwa hal ini bisa mewakili kepentingan fair play dan menempatkan olahraga dalam prioritas utama,' jelas Williams.
"Mereka yang mendukung FIFA seperti sponsor dan konfederasi regional harus menggunakan pengaruh mereka untuk menekan reformasi ini," tandasnya seperti dimuat
BBC (Minggu, 31/5).
[mel]
BERITA TERKAIT: