Demi menghindari jatuhnya korban jiwa, pemerintah setempat segera memerintahkan evakuasi penduduk setempat dan memaksa sejumlah jadwal penerbangan untuk mengalihkan rute.
"Ada ledakan besar dan asap hitam yang naik," kata salah seorang pejabat setempat Nobuaki Hayashi seperti dimuat
Reuters.
Ia menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka-luka yang terjadi pada sekitar 140 warga setempat.
Warga-warga tersebut segera diarahkan untuk berkumpul di pusat evakuasi demi menghindari jatuhnya korban.
Asap dan abu mengepul sekitar 9 ribu meter ke atas langit. Otoritas setempat memperingatkan resiko bahwa asap masih akan terus keluar dan memungkinkan terjadinya letusan dengan skala yang lebih besar.
Pemerintah Jepang segera bergerak capet menangani bencana tersebut. Helikopter penyelamat telah dikerahkan dan pemerintah setempat pun mendirikan kantor manajemen bencana.
Sementara itu, letusan gunung menyebabkan sejumlah rute penerbangan dialihkan. Jepang All Nippon Airways mengatakan akan mengalihkan sebagian penerbangan ke Okinawa dan Asia Tenggara sebagai tindakan pencegahan, namun tidak berencana untuk membatalkan. Sedangkan Japan Airlines (JAL) mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk mengubah penerbangannya. [mel]
BERITA TERKAIT: