Mau Barter Minyak Iran dengan Teh, Sri Lanka Tunggu Putusan AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 17 Mei 2015, 15:14 WIB
Mau Barter Minyak Iran dengan Teh, Sri Lanka Tunggu Putusan AS
ilustrasi/net
rmol news logo Sri Lanka berharap agar Amerika Serikat menyetujui mekanisme untuk menyelesaikan pembayaran impor minyak Iran dengan teh.

"Kami sangat optimis bahwa Amerika Serikat akan melakukan intervensi di mana Sri Lanka akan dibayar dengan dolar AS untuk ekspor teh ke Iran di mana sanksi yang masih berlaku mencegah importir teh Iran untuk bertransaski bisnis dalam dolar," kata ketua Aosisiasi Eksportir teh Sri Lanka Rohan Fernando.

Ia menyebut bahwa saat ini pihaknya sulit untuk melakukan perdagangan teh dengan Iran karena adanya komplikasi sanksi dari Amerika Serikat itu. Pasalnya, bank-bank Iran masih tidak diperbolehkan untuk melakukan transaksi dengan dolar AS.

"Mereka harus membeli dolar dari tempat lain untuk membayar eksportir teh Sri Lanka," sambungnya.

Sri Lanka diketahui menikmati 54 persen pangsa pasar teh Iran pada tahun 2012 dengan ekspor sebesar 38.000 juta ton pada tahun tersebut. Nmaun jumlah tersebut turun 22 persen dalam volume sekitar 30.000 juta ton pada tahun 2014 terutama disebabkan oleh keterlambatan dalam pengiriman uang sebagai akibat dari yang ekspor turun. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA