Menurut kabar yang beredar dari media Korea Selatan, Hyon diekseksi karena tertidur dalam sebuah rapat.
Global News, media dari Korsel itu, menyebutkan Hyon dieksekusi dengan menggunakan pesawat anti peluru dan ditonton oleh ratusan orang di Akademi Militer Kang Kon Pyongyang. Eksekusi dilakukan akhir April lalu.
Salah seorang diplomat Korea Utara di Jakarta mengatakan dirinya telah membaca berita itu.
"Mereka biasa membuat berita sensasional untuk memojokkan kami," ujar sang diplomat.
Dia juga mengatakan, sejauh ini belum ada informasi resmi dari pihak Korea Utara. Pihak Kedubes Korea Utara juga tidak menerima informasi apapun mengenai hal itu dari Pyongyang.
"Tidak ada instruksi untuk mengomentari kabar ini," ujarnya lagi.
Bukan baru kali ini beredar kabar yang senasional mengenai eksekusi pejabat Korea Utara.
Sebuah media di China juga pernah memberitakan kabar yang mengagetkan mengenai eksekusi Jang Song-thaek, mantan salah seorang Wakil Ketua Komite Pertahanan Nasional Korea Utara yang juga paman Kim Jong Un. Jang dikabarkan dieksekusi dengan cara mengerikan. Tubuhnya diserahkan kepada anjing-anjing lapar dalam keadaan telanjang bulat.
Tidak ada komentar resmi dari Korea Utara mengenai kabar eksekusi Jang ini. Sejauh yang dapat dikonfirmasi, pihak Korea Utara tidak ingin mengomentari kabar-kabar sensasional itu.
[dem]
BERITA TERKAIT: